Mengenal Lima Tipe Flashpacker Yang Ada Di Dunia? Why Not!

[pgp_title]

Topik kita sekarang yakni Mengenal Lima Tipe Flashpacker Yang Ada Di Dunia? Why Not!. Flashpacker merupakan suatu paham baru dalam dunia jalan-jalan, yang baru terkenal dalam beberapa tahun terakhir. Seandainya menelusuri istilah ini, Anda dapat mendapat definisi yang berbagai ragam, tetapi pada intinya terdapat 2 aliran utama atau gabungan dari keduanya.

Mengenal Lima Tipe Flashpacker Yang Ada Di Dunia? Why Not!

Aliran yang pertama yaitu wisatawan yang selalu membawa banyak tech gear (peralatan elektronik) seperti smartphone, kamera, laptop dan mp3 player tatkala bepergian. Sedangkan yang kedua yakni backpacker yang mempunyai bujet lebih dalam bepergian.

Mengenal Lima Tipe Flashpacker Yang Ada Di Dunia? Why Not!

Hanya aja, baik itu backpacker, flashpacker, wisatawan, ataupun pejalan bisnis, kala ini pasti membawa seengganya satu dari barang-barang seperti tablet, kamera, iPod, mp3 player, atau laptop ketika bepergian. Tanpa teman-teman semua sadari dan juga patut diakui perlengkapan elektronik pribadi udah bukan lagi kemewahan, tetapi lebih merupakan keperluan yang semakin penting sebagai bentuk eksistensi di zaman modern ini, apalagi buat orang yang emang secara ekonomi sanggup bepergian.

Alih-alih menitikberatkan pengertian pada teach gear dan dana, Wikipedia yang merupakan kiblat info sejuta umat mendefinisikan flashpacker secara lebih mengena yaitu backpacking with flash or style atau orang yang melakukan perjalanan backpacking gaya sendiri. Kemudian, apa lagi maksudnya backpacking dengan gaya sendiri? Jawabannya dapat bermacam ragam, bergantung preferensi dan gaya akan tetapi intinya yaitu pilihan.

Mengenal Lima Tipe Flashpacker Yang Ada Di Dunia? Why Not!

Flashpacker lebih tepat disebut kaum penggila jalan-jalan yang memposisikan diri di tengah 2 ekstrem yakni backpacker dan tourist. Kaum flashpacker lebih moderat daripada backpacker dalam hal pembatasan anggaran, kendati tetap saja tujuan perjalanan atau pengalaman yang ingin dicari. Buat mereka, bujet bukan yang paling penting. Tetapi, flashpacker tetap berbagi patokan dan gairah yang sama dengan backpacker dalam hal menjelajahi serta mendalami destinasi dengan sebaik-baiknya tanpa patut terbuai kenyamanan ekstra ala wisatawan namun terbelenggu dalam kekakuan jadwal yang serba mengikat.

Satu keunikan paling terlihat yang membikin flashpacker memiliki kata “Flash” adalah prinsip senantiasa memastikan apa yang mereka inginkan kala bepergian, tanpa wajib terjebak dalam peraturan, gengsi, status, paham, penampilan, atau identitas golongan, sehingga bujet sering gak jadi hal yang terlalu diambil pusing.

Mengenal Lima Tipe Flashpacker Yang Ada Di Dunia? Why Not!

Bepergian dengan full service airlines, LCC (Low Cost Carrier), feri, cruise ship, kapal laut, kereta api, bis, mobil, sepeda motor, malahan sepeda atau berjalan kaki bisa dipertimbangkan kalau emang sesuai dengan tujuan perjalanan, pengalaman yang hendak didapatkan, maupun keinginan spontan. Gunakan busana yang fancy atau bahkan yang gembel sekalian asyik-asyik aja kok. Tinggal di hotel berbintang, hostel, losmen, atau malah kemah ala Pramuka zaman baheula, semua sah-sah saja jikalau emang itu yang diinginkan atau memberikan pengalaman yang dicari. Singkatnya, flashpacker itu berpergian ala gue, atau, travelling yang gue banget!

Sebagai contoh seorang flashpacker bisa merasa nyaman tinggal di hostel seharga USD 10 per malam yang dekat dengan Taj Mahal supaya besok subuhnya dapat mengambil foto Taj Mahal dengan latar matahari terbit, lalu siang harinya terbang dengan Air Asia dari New Delhi ke Bangkok dan menginap di Hotel Sheraton Bangkok buat mendapat kenyamanan beristirahat yang lebih setelah stamina fisiknya terkuras habis akibat melalui medan perjalanan yang berat di India selama berhari-hari.

Mengenal Lima Tipe Flashpacker Yang Ada Di Dunia? Why Not!

Setelah telah cukup beristirahat, bisa melanjutkan perjalanan ke Chiangmai melalui jalan darat dengan bis non-AC buat bisa melihat secara dekat kehidupan kawasan pedesaan di Thailand. Semuanya itu mengenai pilihan. Untuk rata-rata flashpacker, pengalaman yang didapat dari suatu perjalanan ialah segala-galanya.

Berdasarkan definisi umum yang banyak diaplikasikan, profil kaum flashpacker dideskripsikan sebagai kaum petualang independen yang mempunyai kerjaan tetap dengan tingkat penghasilan menengah ke atas sehingga punya waktu libur yang singkat, tetapi bujet yang lebih longgar. Karena mereka memiliki kerjaan tetap yang sibuk, kebutuhan buat berkomunikasi selama perjalanan menjadi teramat penting, yang membeberkan keperluan buat senantiasa membawa tech gear berjubel kemana pun mereka pergi.

Buat kaum flashpacker, you are how you travel. Jalan-jalan bukan sekadar jalan-jalan, akan tetapi juga wujud ekspresi diri dalam wujud penampilan, gaya berpakaian, buku yang dibaca, atau gadget yang digunakan.

Mengenal Lima Tipe Flashpacker Yang Ada Di Dunia? Why Not!

Dari berbagai macam rujukan, ada beraneka tipe Flashpacker yang dapat diuraikan sebagai berikut :

1. The Geeky Flashpacker

Buat klasifikasi ini, terkoneksi dengan dunia tiap-tiap waktu menjadi sebuah keperluan pokok layaknya oksigen, sehingga gak mungkin bepergian kemana-mana tanpa membawa 1 tas penuh gadget dari yang paling umum contohnya handphone, mp3 player, kamera, notebook hingga yang diaplikasikan technogeek seperti telepon satelit dan GPS keluaran terkini.

Mimpi buruk terbesar selama perjalanan ialah dikala menyadari baterai habis sementara peradaban paling dekat berada 50 km jauhnya, dan kiamat tiba tatkala mereka “hilang” sama sekali dari radar dunia saat seluruh gadget ga dapat berfungsi. Jadi, Geeky Flashpacker identik dengan GADGET.

Mengenal Lima Tipe Flashpacker Yang Ada Di Dunia? Why Not!

2. The Minted Flashpacker

Golongan ini merupakan flashpacker yang meletakkan kenyamanan bepergian di atas segala-galanya dan tak pernah ragu buat menggunakan budget ekstra untuk mendapat kenyaman dan kemudahan lebih dalam perjalanan. Waktu dihadapkan pada pilihan pergi ke suatu destinasi dengan kereta api selama lima jam atau terbang selama 1 jam, sekalipun bakal memakai bujet 2 – 3 kali lebih besar, mereka memilih terbang.

Untuk jenis ini, bujet tak pernah jadi persoalan. Sebaliknya, waktu dan kenyamanan itu maha penting. Tinggal satu kamar bersempit-sempitan dengan wisatawan lain atau berbagi kamar mandi dan dapur umum? Oh that is so not us menurut kelompok ini.

Mengenal Lima Tipe Flashpacker Yang Ada Di Dunia? Why Not!

3. The Savvy Flashpacker

Jenis ini yaitu yang paling mewakili kaum flashpacker sejati yang berorientasi pada tujuan perjalanan dan pengalaman, serta berani mencoba apa saja selama pengalaman itu memang yang diinginkan, tanpa kudu tertahan dalam peraturan, gengsi, status atau identitas golongan.

Tujuan perjalanan atau pengalaman yang dicari yakni segalanya buat jenis ini, meskipun buat itu mereka kudu menghabiskan waktu atau bujet ekstra. Suatu perjalanan baru disebut berhasil kalau tujuan atau pengalaman yang mereka cari telah tercapai, sekalipun itu berarti mesti berdesak-desakan dalam bis rakyat non-AC yang dipenuhi oleh petani cuma untuk menikmati kehidupan pedesaan atau malahan menginap di hotel berbintang dengan harga sedikit lebih mahal cuma agar lebih gampang mencapai lokasi sebuah tempat wisata keesokan subuhnya untuk mengambil foto matahari terbit.

Buat tipe ini, waktu dapat diatur, bujet bisa diusahakan, tapi tujuan dan pengalaman engga bisa ditawar-tawar. Jadi untuk kategori Minted Flashpacker dan Savvy Flashpacker, emang pengalamanlah yang dicari, tetapi jika tipe Minted mungkin menyerah kalau rupanya pengalaman yang dicari mesti dibayar dengan kesusahan, jenis Savvy menganggap kesusahan yaitu bagian dari pengalaman yang dicarinya.

Mengenal Lima Tipe Flashpacker Yang Ada Di Dunia? Why Not!

4. The Minted Geek

Klasifikasi ini merupakan kombinasi dari The Minted dan The Geeky. Klasifikasi ini menenteng banyak gadget dan juga sangat memprioritaskan kenyamanan dan kemudahan dalam bepergian (GADGET dan KENYAMANAN).

5. The Savvy Geek

Kelompok ini yakni persatuan dari The Savvy dan The Geeky. Bagi tipe ini, tujuan perjalanan atau pengalaman yang bakal didapatkan yaitu sama pentingnya dengan keperluan buat terhubung dengan dunia setiap saat (GADGET dan PENGALAMAN).

Sekian info terkait dengan Mengenal Lima Tipe Flashpacker Yang Ada Di Dunia? Why Not!, semoga post kali ini berguna untuk kalian. Kami berharap artikel ini dishare agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *