Perbedaan Utama Antara Jalan-Jalan Ala Turis Dengan Flashpacker

[pgp_title]

Pada kesempatan ini kami akan bahas seputar Perbedaan Utama Antara Jalan-Jalan Ala Turis Dengan Flashpacker. Flashpacker merupakan suatu aliran baru dalam dunia jalan-jalan, yang baru terkenal dalam beberapa tahun terakhir. Kalau membrowsing istilah ini, kalian dapat memperoleh pengertian yang beraneka rupa, akan tetapi pada intinya ada 2 aliran utama atau gabungan dari keduanya.

Perbedaan Utama Antara Jalan-Jalan Ala Turis Dengan Flashpacker

Aliran yang pertama ialah pelancong yang senantiasa membawa banyak tech gear (peralatan elektronik) seperti handphone, kamera, netbook dan mp3 player waktu bepergian. Sedang yang kedua yakni tourist yang punya bujet lebih dalam bepergian.

Perbedaan Utama Antara Jalan-Jalan Ala Turis Dengan Flashpacker

Cuma saja, baik itu backpacker, flashpacker, tourist, maupun pejalan bisnis, kala ini pasti membawa setidaknya satu dari barang-barang seperti smartphone, kamera, iPod, mp3 player, atau notebook waktu bepergian. Tanpa disadari dan juga harus diakui perlengkapan elektronik pribadi sudah bukan lagi kemewahan, akan tetapi lebih sebagai keperluan yang makin penting sebagai bentuk eksistensi di jaman modern ini, lebih-lebih lagi untuk orang yang emang secara ekonomi mampu bepergian.

Alih-alih menitikberatkan definisi pada teach gear dan bujet, Wikipedia yang merupakan kiblat info satu juta umat mengartikan flashpacker secara lebih mengena yaitu backpacking with flash or style atau orang yang melakukan perjalanan backpacking gaya sendiri. Terus, apa lagi artinya backpacking dengan gaya sendiri? Jawabannya dapat bermacam-macam, tergantung preferensi dan gaya namun intinya yaitu pilihan.

Perbedaan Utama Antara Jalan-Jalan Ala Turis Dengan Flashpacker

Flashpacker lebih tepat disebut kaum penggila jalan-jalan yang memposisikan diri di tengah dua ekstrem yaitu backpacker dan turis. Kaum flashpacker lebih moderat daripada backpacker dalam hal pengendalian biaya, walaupun tetap aja tujuan perjalanan atau pengalaman yang ingin dicari. Buat mereka, bujet bukan yang terpenting. Akan tetapi, flashpacker tetap berbagi kepercayaan dan gairah yang sama dengan backpacker dalam hal menyelidiki serta menelaah destinasi dengan sebaik-baiknya tanpa mesti terlena kenyamanan ekstra ala pelancong akan tetapi terbelenggu dalam kekakuan jadual yang serba mengikat.

Satu karakter paling kelihatan yang membikin flashpacker memiliki kata “Flash” yaitu prinsip senantiasa memutuskan apa yang mereka inginkan saat bepergian, tanpa mesti terperangkap dalam aturan, gengsi, status, aliran, performa, atau identitas kelompok, sehingga bujet kerap gak menjadi hal yang terlalu diambil pusing.

Perbedaan Utama Antara Jalan-Jalan Ala Turis Dengan Flashpacker

Bepergian dengan full service airlines, LCC (Low Cost Carrier), feri, cruise ship, kapal laut, kereta api, bis, mobil, sepeda motor, bahkan sepeda atau berjalan kaki bisa dipertimbangkan jikalau emang pantas dengan tujuan perjalanan, pengalaman yang hendak didapatkan, maupun kemauan spontan. Pake busana yang fancy atau malah yang gembel sekalian asyik-asyik saja kok. Tinggal di hotel berbintang, hostel, losmen, atau malah tenda ala Pramuka zaman baheula, semua sah-sah saja kalau memang itu yang diharapkan atau memberikan pengalaman yang dicari. Sederhananya, flashpacker itu berpergian ala gue, atau, travelling yang gue banget!

Sebagai contoh seorang flashpacker dapat merasa nyaman tinggal di hostel seharga USD 10 per malam yang dekat dengan Taj Mahal agar besok subuhnya dapat mengambil foto Taj Mahal dengan latar matahari terbit, kemudian siang harinya terbang dengan Air Asia dari New Delhi menuju Bangkok dan menginap di Hotel Sheraton Bangkok untuk mendapat kenyamanan beristirahat yang lebih sesudah stamina fisiknya terkuras habis dampak melewati medan perjalanan yang berat di India selama berhari-hari.

Perbedaan Utama Antara Jalan-Jalan Ala Turis Dengan Flashpacker

Setelah sudah cukup beristirahat, dapat meneruskan perjalanan ke Chiangmai lewat jalan darat dengan bus non-AC untuk bisa melihat secara dekat kehidupan kawasan pedesaan di Thailand. Semuanya itu tentang pilihan. Buat rata-rata flashpacker, pengalaman yang diperoleh dari suatu perjalanan ialah segala-galanya.

Berdasarkan definisi umum yang banyak diaplikasikan, profil kaum flashpacker dideskripsikan sebagai kaum petualang independen yang punya pekerjaan tetap dengan tingkat penghasilan menengah ke atas sehingga mempunyai waktu libur yang singkat, tetapi dana yang lebih longgar. Karena mereka memiliki kerjaan tetap yang sibuk, kebutuhan buat berkomunikasi selama perjalanan menjadi teramat penting, yang menjabarkan keperluan untuk selalu membawa tech gear berjubel kemana pun mereka pergi.

Untuk kaum flashpacker, you are how you travel. Jalan-jalan bukan sekedar jalan-jalan, akan tetapi juga wujud ekspresi diri dalam bentuk penampilan, gaya berpakaian, buku yang dibaca, atau gadget yang diterapkan.

Perbedaan Utama Antara Jalan-Jalan Ala Turis Dengan Flashpacker

Dari berbagai macam sumber, ada bermacam-macam klasifikasi Flashpacker yang bisa dijelaskan sebagai berikut :

1. The Geeky Flashpacker

Buat tipe ini, terkoneksi dengan dunia tiap waktu jadi sebuah keperluan pokok seperti halnya oksigen, sehingga tidak mungkin bepergian kemana-mana tanpa menenteng satu tas penuh gadget dari yang paling umum seperti ponsel, mp3 player, kamera, netbook sampai yang diterapkan technogeek contohnya telepon satelit dan GPS keluaran terbaru.

Mimpi buruk terbesar selama perjalanan adalah tatkala menyadari baterai habis sementara peradaban paling dekat berada 50 km jauhnya, dan kiamat tiba dikala mereka “sirna” sama sekali dari radar dunia tatkala semua gadget engga dapat berfungsi. Jadi, Geeky Flashpacker identik dengan GADGET.

Perbedaan Utama Antara Jalan-Jalan Ala Turis Dengan Flashpacker

2. The Minted Flashpacker

Golongan ini yakni flashpacker yang menempatkan kenyamanan bepergian di atas segala-galanya dan engga pernah ragu untuk menghabiskan budget ekstra untuk mendapatkan kenyaman dan kemudahan lebih dalam perjalanan. Saat dihadapkan pada opsi pergi ke suatu destinasi dengan kereta api selama lima jam atau terbang selama satu jam, walau bakal memakai dana 2 – 3 kali lebih besar, mereka memilih terbang.

Bagi jenis ini, bujet tidak pernah jadi masalah. Sebaliknya, waktu dan kenyamanan itu maha penting. Tinggal satu kamar bersempit-sempitan dengan turis lain atau berbagi toilet dan dapur umum? Oh that is so not us menurut kelompok ini.

Perbedaan Utama Antara Jalan-Jalan Ala Turis Dengan Flashpacker

3. The Savvy Flashpacker

Klasifikasi ini yaitu yang paling mewakili kaum flashpacker sejati yang berorientasi kepada tujuan perjalanan dan pengalaman, serta berani mencoba apa aja selama pengalaman itu memang yang diinginkan, tanpa harus terbelenggu dalam ketentuan, gengsi, status atau identitas golongan.

Tujuan perjalanan atau pengalaman yang dicari merupakan segala-galanya bagi golongan ini, kendatipun buat itu mereka patut menghabiskan waktu atau biaya ekstra. Suatu perjalanan baru dikatakan sukses kalau tujuan atau pengalaman yang mereka cari udah tercapai, meski itu berarti mesti berdesak-desakan dalam bus rakyat non-AC yang dipenuhi oleh petani hanya untuk merasakan kehidupan pedesaan atau malahan tinggal di hotel berbintang dengan harga sedikit lebih mahal hanya supaya lebih gampang mencapai lokasi sebuah tempat liburan keesokan subuhnya buat mengambil foto sang surya terbit.

Buat jenis ini, waktu dapat dikendalikan, biaya bisa diupayakan, tetapi tujuan dan pengalaman tak bisa ditawar-tawar. Jadi bagi golongan Minted Flashpacker dan Savvy Flashpacker, memang pengalamanlah yang dicari, tapi kalau klasifikasi Minted mungkin menyerah jika ternyata pengalaman yang dicari kudu dibayar dengan kesulitan, jenis Savvy menganggap kesulitan merupakan bagian dari pengalaman yang dicarinya.

Perbedaan Utama Antara Jalan-Jalan Ala Turis Dengan Flashpacker

4. The Minted Geek

Golongan ini adalah perpadanan dari The Minted dan The Geeky. Kelompok ini menjinjing banyak gadget dan juga betul-betul mementingkan kenyamanan dan kemudahan dalam bepergian (GADGET dan KENYAMANAN).

5. The Savvy Geek

Jenis ini yakni sinkronisasi dari The Savvy dan The Geeky. Bagi kelompok ini, tujuan perjalanan atau pengalaman yang akan didapatkan ialah sama pentingnya dengan kebutuhan untuk terkoneksi dengan dunia tiap-tiap saat (GADGET dan PENGALAMAN).

Demikian informasi terkait dengan Perbedaan Utama Antara Jalan-Jalan Ala Turis Dengan Flashpacker, kami harap postingan kali ini membantu Anda. Mohon artikel ini diviralkan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *